Pengendalian Kutu Beras dengan Fumigasi Beras yang Baik

 

 

Gudang beras seringkali mengalami permasalahan seperti masuknya hama dan juga serangga dari luar. Hama atau serangga dari luar yang masuk ke dalam gudang beras dapat merusak kualitas beras yang disimpan.

Beras yang mengalami kerusakan mutu akan mengakibatkan sejumlah kerugian yang akan berdampak kepada pemilik gudang beras. Oleh karena itu, perlu dilakukan fumigasi beras dengan praktik yang baik untuk mengendalikan kutu beras.

Keuntungan fumigasi beras dengan praktik yang baik dalam mengendalikan kutu beras

Pengendalian kutu beras melalui fumigasi beras tidak mudah, sehingga tidak dapat dilakukan oleh siapa saja yang tidak berpengalaman.

Pengendalian kutu beras yang ada di gudang menggunakan fumigasi beras harus dilakukan dengan tenaga ahli atau seorang profesional dan berpengalaman dalam mengendalikan kutu beras melalui fumigasi beras secara efektif.

Pengendalian kutu beras melalui fumigasi beras yang dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan prosedur yang ada, akan menghasilkan dampak cukup signifikan terhadap penurunan populasi kutu beras di gudang beras.

Fumigasi beras membutuhkan peralatan tertentu dan juga tenaga yang ahli, sehingga membutuhkan sejumlah biaya. Namun, hal tersebut akan mengurangi biaya kerugian akibat kutu beras di gudang beras Anda akibat kerusakan dari beras yang disimpan.

Prosedur good practices fumigasi beras untuk mengendalikan kutu beras

Fumigasi beras bertujuan untuk mengendalikan kutu beras dan harus dilakukan menurut prosedur yang ada untuk menghasilkan dampak secara signifikan. Berikut ini adalah langkah dari fumigasi beras terhadap kutu beras menurut prosedur praktik yang baik.

Tutup seluruh area bagian dalam gudang beras

Langkah pertama sebelum memulai proses fumigasi beras terhadap kutu beras yaitu dengan menutupi seluruh area yang ada di dalam gudang beras.

Langkah pertama ini bertujuan dalam mencegah keluarnya gas fumigan ke area lain, sehingga fumigasi beras dapat dilakukan secara efektif dan dapat membasmi kutu beras yang ada di seluruh area pada gudang beras tersebut.

Anda bisa menutupi seluruh beras dan area di dalam gudang beras dengan menggunakan plastik yang memiliki ketebalan minimal 0,25 mm dan memiliki fungsi khusus untuk penggunaan fumigasi.

Hindari penggunaan kain terpal untuk menutupi beras selama proses fumigasi beras terhadap kutu beras berlangsung karena kain terpal tidak bersifat kedap udara, sehingga dapat ditembus oleh gas dari fumigan yang dapat meracuni beras dan juga lingkungan sekitar.

Diamkan selama beberapa hari

Proses fumigasi beras akan berlangsung selama beberapa hari. Fumigan yang digunakan biasanya akan membutuhkan waktu selama 2-3 hari untuk menyebar dan meresap ke seluruh aera di dalam gudang beras untuk membunuh kutu beras.

Fumigasi beras dapat dilanjutkan lebih lama lagi jika ditemukan adanya kutu beras. Selama proses fumigasi berlangsung, Anda dapat mengukur kadar gas fumigan dengan menggunakan alat meteran.

Konsentrasi gas fumigan akan sangat mempengaruhi kesuksesan fumigasi beras terhadap pengendalian kutu beras.

Tahap akhir

Tahap akhir dari fumigasi beras untuk mengendalikan kutu beras yaitu dengan membuka plastik pelindung area di dalam gudang beras setelah seluruh gas fumigan habis atau selesai melakukan proses fumigasi.

Anda dapat membuka penutup plastik setelah 2-3 hari setelah proses fumigasi beras berakhir. Namun, proses fumigasi beras tidak berhenti sampai di sini saja, Anda tetap harus melakukan sanitasi gudang beras dan pengecekan terhadap kutu beras secara berkala.

Sanitasi gudang beras dapat dilakukan dengan membersihkan lantai, atap, dinding, dan seluruh ruangan di dalam gudang dari berbagai kotoran seperti debu, sarang laba-laba dan serangga.

Selain itu, Anda juga harus melakukan monitor terhadap kemunculan kutu beras di masa mendatang dengan melakukan pengecekan secara rutin gudang beras terhadap sinyal-sinyal munculnya kutu beras.